← Semua artikel

Payroll & Pajak

Cara Menghitung PPh21 Karyawan dengan Skema TER (Tarif Efektif Rata-rata)

Tim Flow-HR8 menit baca

Sejak skema TER (Tarif Efektif Rata-rata) berlaku, cara menghitung PPh21 bulanan karyawan berubah cukup signifikan dibanding penghitungan progresif manual yang sebelumnya dipakai HR dan payroll di Indonesia. Artikel ini menjelaskan cara kerja TER, tiga kategorinya, dan kenapa bulan Desember selalu jadi bulan yang berbeda.

Ringkas: TER dipakai Januari–November (gaji bruto bulanan × persentase tarif sesuai kategori). Desember memakai tarif progresif Pasal 17 yang disetahunkan, sebagai koreksi akhir tahun.

Kenapa Skema TER Dibuat?

Sebelum TER, HR harus menghitung PTKP, mengurangkan biaya jabatan, lalu menerapkan tarif progresif Pasal 17 — setiap bulan, untuk setiap karyawan. Prosesnya rawan salah hitung dan sulit diaudit. TER menyederhanakan ini: pemerintah sudah menghitungkan tarif efektif rata-rata per kategori dan per rentang gaji, sehingga HR tinggal mencocokkan gaji bruto bulanan karyawan ke tabel yang sesuai.

Tiga Kategori TER

Kategori TER ditentukan dari status PTKP (status kawin + jumlah tanggungan) karyawan:

Kategori TERStatus PTKP yang tercakup
TER ATidak kawin tanpa tanggungan, tidak kawin 1 tanggungan, kawin tanpa tanggungan
TER BTidak kawin 2–3 tanggungan, kawin 1–2 tanggungan
TER CKawin dengan 3 tanggungan

Setiap kategori punya tabelnya sendiri berisi rentang gaji bruto bulanan dan persentase tarif yang berjenjang — makin tinggi gaji, makin tinggi persentasenya. HR tidak perlu menghitung manual, cukup mencari baris yang sesuai di tabel resmi tahun berjalan.

Gaji BrutoBulananKategori AKategori BKategori C× Tarif TER= PPh21 bulanan

Contoh Ilustrasi Perhitungan

Misalkan seorang karyawan berstatus kawin tanpa tanggungan (kategori TER A) menerima gaji bruto bulanan Rp 8.000.000. HR mencocokkan angka ini ke tabel TER A tahun berjalan, mendapati persentase tarif sebesar — sebagai ilustrasi — 1,5%. PPh21 bulan tersebut:

KomponenNilai
Gaji bruto bulananRp 8.000.000
Tarif TER kategori A (ilustrasi)1,5%
PPh21 bulan berjalanRp 120.000

Angka persentase di atas adalah ilustrasi cara kerja, bukan tarif resmi — persentase sesungguhnya harus dicek dari tabel TER resmi tahun berjalan sesuai kategori dan rentang gaji karyawan.

Koreksi Desember: Kembali ke Tarif Progresif

Di masa pajak Desember (atau bulan terakhir karyawan bekerja dalam tahun itu), penghitungan TER dihentikan sementara. HR menghitung ulang total penghasilan neto setahun, menerapkan tarif progresif Pasal 17 UU PPh yang sebenarnya, lalu membandingkan hasilnya dengan total PPh21 yang sudah dipotong Januari–November memakai TER.

  • Jika total setahun (progresif) lebih besar dari total yang sudah dipotong — ada kekurangan, dipotong tambahan di gaji Desember.
  • Jika total setahun (progresif) lebih kecil — ada kelebihan potong, dikembalikan ke karyawan di gaji Desember.

Inilah kenapa slip gaji Desember hampir selalu terlihat "aneh" dibanding bulan-bulan lain — bukan kesalahan, tapi mekanisme koreksi tahunan yang memang dirancang begitu.

Flow-HR menjalankan seluruh mekanisme ini secara otomatis: tarif TER per kategori dikelola di tabel yang bisa diperbarui setiap tahun, dan koreksi Desember dihitung otomatis dari akumulasi penghasilan setahun — HR tinggal meninjau hasilnya sebelum difinalisasi.

Pertanyaan Umum

Apa itu skema TER PPh21?
TER (Tarif Efektif Rata-rata) adalah metode penghitungan PPh21 bulanan yang menggantikan penghitungan progresif manual setiap bulan. Perusahaan cukup mengalikan gaji bruto bulanan dengan satu persentase tarif efektif sesuai kategori karyawan (A, B, atau C) — jauh lebih sederhana daripada menghitung PTKP dan tarif Pasal 17 setiap bulan.
Kapan skema TER dipakai dan kapan tidak?
TER dipakai untuk masa pajak Januari sampai November. Di masa pajak Desember (atau bulan terakhir bekerja), penghitungan kembali memakai tarif progresif Pasal 17 UU PPh yang disetahunkan, sebagai koreksi akhir tahun terhadap total PPh21 yang sudah dipotong.
Bagaimana menentukan kategori TER A, B, atau C?
Kategori ditentukan dari status PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) karyawan, yaitu kombinasi status kawin dan jumlah tanggungan. Setiap kategori punya tabel tarif TER sendiri yang berjenjang sesuai besaran gaji bruto bulanan.
Kenapa potongan PPh21 di bulan Desember biasanya berbeda?
Karena Desember adalah bulan koreksi: total PPh21 setahun dihitung ulang dengan tarif progresif resmi, lalu dibandingkan dengan total yang sudah dipotong Januari–November. Jika kurang, karyawan dipotong tambahan di Desember; jika lebih, kelebihannya dikembalikan.
Apakah tarif TER sama setiap tahun?
Tidak selalu — tarif TER ditetapkan lewat Peraturan Pemerintah dan bisa disesuaikan pemerintah dari waktu ke waktu. HR sebaiknya selalu memakai tabel tarif TER resmi tahun berjalan, bukan mengandalkan angka tahun sebelumnya.

Ingin PPh21, BPJS, dan lembur dihitung otomatis, bukan manual?

Flow-HR menghitung semuanya otomatis dari data absensi dan komponen gaji — HR tinggal tinjau lalu finalisasi.

Coba Gratis 30 Hari